
Chikalong, 5 Juni 2026. Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) secara resmi membuka kegiatan SkillUp APDI Member 2026 yang diselenggarakan di UG Technopark Chikalong pada 5 sampai 7 Juni 2026. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh M. Akbar Marwan dan menjadi agenda penting APDI dalam meningkatkan kompetensi anggota dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan SkillUp APDI Member 2026 dirancang sebagai ruang pembelajaran, peningkatan kapasitas, dan pertukaran pengalaman bagi para pilot drone. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pemanfaatan teknologi drone pada berbagai sektor strategis, mulai dari pertambangan, konstruksi, pertanian, pengawasan infrastruktur, keamanan ruang udara, sektor pertahanan, hingga operasi drone berskala industri.
Selain aspek teknis, kegiatan ini juga menekankan pentingnya pemahaman regulasi dan keselamatan operasional. Peserta memperoleh materi mengenai proses perizinan operasional drone serta Specific Operation Risk Assessment (SORA). Kedua materi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan operasi drone yang aman, terukur, profesional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Salah satu daya tarik utama dalam kegiatan ini adalah hadirnya berbagai teknologi drone terkini. APDI menghadirkan pemaparan dan demonstrasi teknologi, mulai dari sistem anti-drone atau drone jammer, drone untuk kebutuhan pertahanan, platform manajemen armada FlightHub, drone agriculture untuk pertanian presisi, hingga berbagai solusi drone industri yang saat ini terus berkembang di tingkat nasional dan global.
Memasuki hari kedua, pada 6 Juni 2026, peserta mendapatkan pembekalan mendalam mengenai FlightHub, salah satu sistem manajemen dan monitoring drone terkini yang semakin banyak digunakan dalam operasi drone profesional dan skala industri. Materi ini disampaikan oleh Robie Hamisena dan Hendrarto, yang membagikan pengalaman serta wawasan mengenai pemanfaatan FlightHub dalam mendukung pengelolaan armada drone secara terintegrasi, efisien, dan berbasis data real-time.
Dalam sesi tersebut, peserta mempelajari berbagai fitur penting FlightHub, seperti monitoring penerbangan secara langsung, manajemen armada drone, pengelolaan data misi, pemantauan posisi pilot dan pesawat udara, serta pemanfaatan sistem cloud untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat dalam operasi lapangan.
Teknologi FlightHub menjadi salah satu fondasi penting dalam perkembangan ekosistem drone modern. Sistem ini sangat relevan untuk mendukung kebutuhan operasi di sektor pertambangan, konstruksi, pertanian, pengawasan infrastruktur, keamanan, dan kegiatan berskala besar yang membutuhkan koordinasi banyak unit drone secara bersamaan.
Sesi berlangsung interaktif dan memberi ruang bagi peserta untuk memahami konsep, fungsi, serta potensi penerapan FlightHub dalam operasi drone profesional. Melalui materi ini, peserta memperoleh gambaran tentang bagaimana sistem manajemen armada drone akan menjadi salah satu standar baru dalam pengelolaan operasi drone di masa depan.
Kegiatan ini diikuti oleh para instruktur berpengalaman serta perwakilan regional APDI dari berbagai wilayah di Indonesia. Kehadiran peserta dari lintas daerah menciptakan ruang kolaborasi yang produktif, sekaligus memperkuat jejaring antaranggota dalam membangun ekosistem drone nasional yang lebih solid.
Melalui penyelenggaraan SkillUp APDI Member 2026, APDI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang teknologi drone. APDI juga berperan aktif dalam mendukung adopsi teknologi terkini, penguatan standar operasional, serta peningkatan kesadaran terhadap aspek keselamatan dan regulasi penerbangan tanpa awak di Indonesia.
Dengan penguasaan teknologi seperti FlightHub, pemahaman regulasi, dan peningkatan keterampilan operasional, APDI terus mendorong lahirnya pilot drone Indonesia yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi perkembangan industri drone global.
Dari teknologi hingga regulasi, dari sektor industri hingga pertahanan, APDI terus bergerak mempersiapkan Indonesia menuju era pemanfaatan drone yang lebih maju, aman, dan profesional. (Humas APDI)